Postingan

Lewati Messi, Madrid Berikan Gaji 'Super Wow' Untuk Ronaldo

Sebuah kabar bahagia datang bagi penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Manajemen Los Blancos kabarnya akan memberikan kontrak baru bagi sang pemain dengan nilai gaji yang super fantastis melewati rivalnya, Lionel Messi. Pada akhir November tahun lalu, Barcelona mengumumkan bahwa Lionel Messi menandatangani kontrak baru di Camp Nou. Sang mega bintang diikat hingga tahun 2021 mendatang dan mendapat gaji fantastis yaitu sebesar 525.000 pounds per pekan. Kabar kenaikan gaji Messi itu dikabarkan membuat Cristiano Ronaldo iri. Ia bahkan dikabarkan turut meminta kenaikan gaji dari manajemen Real Madrid, di mana gajinya saat ini hanya bernilai 360.000 pounds per pekan. Menurut laporan yang dilansir Corriere Dello Sport, kubu Madrid akhirnya mengabulkan tuntutan Ronaldo tersebut. Sang penyerang dikabarkan akan segera mendapatkan kenaikan gaji dalam waktu dekat tersebut. Manajemen Madrid kabarnya akan menyodorkan Ronaldo kontrak bernilai 600.000 pounds per pekan. Jumlah ini diyakini...

Performa Buruk Morata Kontra Arsenal Tuai Kritik Netizen

Laga panas derbi London antara Arsenal kontra Chelsea dini hari tadi berakhir dengan hasil imbang 2-2. Sorotan utama seketika mengarah kepada penyerang baru The Blues, Alvaro Morata, yang pada pertandingan tersebut tampil jauh dari performa terbaiknya. Mendapat banyak peluang emas sepanjang laga, Morata tak mampu sarangkan satupun gol ke gawang Arsenal.  Sontak hal ini memicu komentar pedas dari banyak kalangan yang menilai striker sekelas Morata seharusnya mampu setidaknya mencetak satu gol dari sejumlah peluang yang didapatnya di muka gawang Petr Cech. Meski begitu, tak sedikit pula yang berpendapat bahwa Morata hanya sedang tidak beruntung dan berharap sang striker kembali bangkit di pertandingan berikutnya. Morata sendiri pun mengakui kekurangannya dalam pertandingan derbi dini hari tadi, namun dirinya menolak menyerah dan akan berusaha tampil lebih baik. Meskipun penampilan Morata terbilang mengecewakan, pelatih Chelsea, Antonio Conte, tak menyalahkan sang pemain. Sebalikn...

Juara MotoGP, Marquez Ternyata Ingin Sontek Dovizioso

Ketenangan Andrea Dovizioso selama menjalani pertempuran perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017 menarik perhatian Marc Marquez. Pembalap Repsol Honda itu secara terang-terangan ingin mengikuti jejaknya dalam menghadapi tekanan. Pembalap yang berada di kelas utama tidak hanya diberikan target untuk memenangkan balapan saja. Pembalap MotoGP juga harus pandai menyiasati tekanan yang seringkali dihadapinya ketika sedang berada di puncak kariernya. Dovizioso adalah salah satu pembalap yang dinilai sangat tenang. Kecerdikannya menyiasati tekanan telah mengantarkannya ke posisi teratas dalam kariernya. Karena dia berhasil menempati posisi runner up dan itu adalah kali pertama dicapai Little Dragon selama berada di kelas elite. Hal inilah yang ingin ditiru Marquez. "Saya belajar banyak darinya (Andrea Dovizioso). Dia selalu mempertahankan gayanya dengan atau tanpa tekanan," katanya seperti dikutip dari Corrieredellosport, Minggu (24/12/2017). Apa yang diutarakan Marquez tid...

Loris Baz Sesalkan Tak Bisa Kendarai Motor yang Lebih Baik di MotoGP

SALLANCHES – Setelah malang melintang selama tiga tahun di ajang MotoGP sejak tahun 2015, Loris Baz pada akhirnya harus tersingkir dari ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu. Pasalnya, Reale Avintia Ducati, tim Baz di 2017, memutuskan untuk mengakhiri kerja samanya dengan pembalap asal Prancis itu. Avintia menilai bahwa waktu dua tahun yang telah mereka berikan kepada Baz, tak mampu dimanfaatkan dengan baik lantaran sang pembalap kerap mendapat hasil buruk. Pada 2016, Baz menyudahi musim di posisi ke-20 klasemen akhir pembalap, sedangkan pada 2017 finis di tempat ke-18.  Didepak dari Avintia, Baz pun akan kembali berlaga di ajang Superbike. Pembalap 24 tahun itu telah menandatangani kontrak dengan Tim Althea Racing untuk musim 2018. Kendati demikian, Baz menjelaskan bahwa ia memiliki rasa tidak puas selama berlaga di ajang MotoGP. Mantan pembalap Tim Kawasaki itu menerangkan bahwa dirinya tak memiliki kesempatan untuk menjajal motor dengan spesifikasi lebih baik. Baz m...

Marquez: Saya Ingin Balapan dengan Gaya Baru di MotoGP 2018

CERVERA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku ingin fokus untuk menjalani kompetisi MotoGP 2018. Maklum saja di 2017, Marquez harus mendapatkan perlawanan ketat untuk bisa memenangkan gelar juara keempatnya di kelas tertinggi MotoGP itu.  Marquez harus memastikan gelar juara di seri terakhir MotoGP Valencia yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo. Saat itu, Marquez memiliki peluang yang sama dengan pembalap milik Tim Ducati Corse.  Dengan pengalaman tersebut, Marquez memiliki sejumlah resolusi untuk bisa diterapkan di musim mendatang. Pembalap yang memiliki julukan The Baby Alien itu mengaku ingin menambah kecepatannya saat menunggangi motor RC213V –nama motor Honda.  Selain itu, Marquez juga ingin menggurangi kegagalannya untuk dalam hal terjatuh. Maklum saja, pembalap asal Spanyol itu harus merasakan dua kali mendarat di gravel dan satu kegagalan lainnya akibat masalah pada mesinnya. Dengan hal itu, Marquez ingin mengubah sedikit gaya balapannya untuk ...

Takut Pensiun, Rossi Resmi Lanjut Balapan Hingga MotoGP 2019?

Carlos Penat dengan yakin menyebut bahwa Rossi telah teken kontrak dengan tim pabrikan Jepang itu hingga 2019.  Pengamat MotoGP itu menilai pembalap berjuluk the Doctor tersebut takut untuk pensiun. Rossi sendiri masih terbilang mampu tampil kompetitif untuk berlaga di lintasan ajang MotoGP. Meski kontrak pembalap Italia, Valentino Rossi dengan Yamaha akan berakhir akhir musim mendatang, namun pengamat MotoGP Carlos Penat dengan yakin menyebut bahwa the Doctor telah teken kontrak dengan tim pabrikan Jepang itu hingga 2019.  Seperti dilansir GPOne , Penat begitu yakin bahwa juara dunia sembilan kali itu telah menandatangangi kontraknya untuk 2019 mendatang. Ia sendiri menilai bahwa Yamaha memang punya hak atas hal tersebut. "Saya yakin, Valentino telah menandatangani kontrak untuk 2019. Yamaha berhak melakukannya karena mereka selalu yang terdepan. Lalu, Valentino juga benar-benar takut pensiun dan hanya akan melakukan apa yang sebenarnya tidak bisa ia lakukan," ungk...

Jika Upaya Naturalisasi Terhambat, Sriwijaya FC Coret Beto dan Vizcarra?

Sriwijaya FC tengah mengebut proses naturalisasi duo legiun asingnya, Alberto ‘Beto’ Goncalves, dan Esteban Vizcarra.  Kalau tidak berhasil tepat waktu, Sriwijaya FC punya opsi lain terhadap keduanya. Memiliki enam pemain asing di skuat saat ini membuat Sriwijaya FC (SFC) harap-harap cemas. Tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut tengah mengupayakan dua legiun impornya untuk dinaturalisasi. Enam pemain asing tersebut adalah Manuchekhr Nasrulloyevich Dzhalilov, Mahamadou N'Diaye, Makan Konate, Yu Hyun-koo, Alberto ‘Beto’ Goncalves, dan Esteban Vizcarra. Dua nama terakhir sedang menjalani proses untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Merujuk dari regulasi Liga 1 musim lalu, setiap peserta maksimal mempunyai empat pemain asing. Nah, untuk saat ini, Laskar Wong Kito sudah surplus dua personil impor. Kalau proses naturalisasi Beto dan Vizcarra berjalan lambat, mau tak mau SFC harus menentukan pilihan. Terlebih, kompetisi musim depan diprediksi akan dimulai pada pertengaha...